
Sleman | Narasidesa.com – Ibu-ibu PKK Desa Kepuharjo menggelar berbagai kegiatan lomba dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-97, yang dipusatkan di Aula Balai Kelurahan Kepuharjo, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman, Senin (22/12/2025). Kegiatan tersebut dikemas dalam Lomba Kreasi Kegiatan 10 Program PKK yang diikuti oleh anggota PKK dari seluruh dusun, termasuk lomba kreasi tarian, nyanyian dan yel-yel bertema Hari Ibu.
Lurah Kepuharjo, Heri Suprapto, dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai peringatan Hari Ibu menjadi momentum penting untuk menguatkan peran ibu dalam keluarga sekaligus masyarakat. Pria yang akrab disapa Mbah Lurah tersebut juga mengingatkan agar ibu-ibu warga Kepuharjo, khususnya ibu-ibu PKK, senantiasa mendidik anak-anak dengan nilai kearifan lokal. Menurutnya, pembiasaan unggah-ungguh perlu terus ditanamkan sejak dini agar anak-anak memiliki sikap sopan santun dalam kehidupan bermasyarakat.
Ketua Tim Penggerak PKK Kepuharjo, Tri Sayuti, mengamini apa yang disampaikan oleh Lurah Kepuharjo. Ia menyebutkan bahwa bidang pendidikan yang tergabung dalam Pokja 2 PKK Kepuharjo menjadi pelopor dalam mengajarkan unggah-ungguh kepada putra-putri anggota PKK. “Unggah-ungguh yang diajarkan misalnya ketika lewat di depan orang anak-anak diajarkan untuk berkata nuwunsewu nderek langkung,” ungkapnya saat ditemui narasidesa.com di sela kegiatan lomba.
PKK Kepuharjo memiliki sebanyak 92 anggota yang berasal dari delapan dusun serta anggota dari Yayasan Pendidikan TK dan PAUD Kepuharjo. Adapun kegiatan PKK mencakup gotong royong, keterampilan, sandang dan pangan, pendidikan, serta kesehatan. Dalam momentum Hari Ibu ini, ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta lomba.
Sementara itu, salah satu anggota PKK yang mengikuti lomba, Surani, mengaku kegiatan ini menjadi penyemangatnya untuk terus berperan aktif dan menjadi teladan dalam keluarga. “Semoga kami dapat menjadi sosok ibu yang kuat dalam mendidik anak-anak dan berkontribusi positif bagi lingkungan masyarakat,” ujarnya. (Nch)
