
KLATEN | NARASIDESA.COM– Keluarga Alumni Padmawijaya SMA Negeri 1 Klaten (KAPASSKA) bersama Panitia KAPASSKA FAIR 2026 melakukan audiensi dengan Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, di Kantor Bupati Klaten, Selasa (14/7). Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara jejaring alumni dan Pemerintah Kabupaten Klaten dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui kolaborasi multipihak.
Audiensi dipimpin langsung oleh Ketua KAPASSKA, Prof. Dr. Intiyas Utami, didampingi Ketua Panitia KAPASSKA FAIR 2026, Cahyadi Joko Sukmono, S.IP., M.M., bersama perwakilan panitia dari bidang kesekretariatan, sponsorship, dan operasional kegiatan.
KAPASSKA FAIR 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11 hingga 12 September 2026 di Alun-Alun Klaten dengan mengusung tema “Sinergi Alumni Membangun Ekonomi Kerakyatan Klaten”.
Berbeda dengan kegiatan reuni pada umumnya, KAPASSKA FAIR dirancang sebagai platform kolaborasi ekonomi dan sosial yang menghubungkan kekuatan alumni lintas generasi dengan pelaku UMKM, pemerintah daerah, komunitas, serta masyarakat luas.
Panitia menargetkan kehadiran sedikitnya 60 tenant UMKM yang berasal dari alumni maupun pelaku usaha lokal, dengan proyeksi kunjungan mencapai 5.000 hingga 8.000 pengunjung selama tiga hari pelaksanaan. Dari kegiatan tersebut diharapkan terjadi perputaran ekonomi masyarakat dengan nilai transaksi mencapai Rp300 juta.
Ketua KAPASSKA, Prof. Dr. Intiyas Utami, menegaskan bahwa organisasi alumni harus mampu melampaui fungsi nostalgia dan berkembang menjadi kekuatan sosial yang memberikan manfaat nyata.

“KAPASSKA ingin hadir bukan sekadar sebagai wadah silaturahmi, tetapi sebagai organisasi alumni yang memiliki program konkret dan terukur untuk memberikan daya dan dampak bagi alumni, almamater, serta masyarakat Kabupaten Klaten,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia KAPASSKA FAIR 2026, Cahyadi Joko Sukmono, menilai bahwa kekuatan terbesar alumni terletak pada jejaring dan kemampuannya membangun kolaborasi lintas sektor.
“KAPASSKA FAIR bukan sekadar festival atau reuni tahunan. Ini adalah platform ekonomi kerakyatan yang mengonsolidasikan kekuatan jejaring alumni untuk ikut menggerakkan perekonomian daerah melalui UMKM, transaksi ekonomi lokal, serta kemitraan dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif yang dibangun oleh para alumni SMA Negeri 1 Klaten.
Menurutnya, kontribusi alumni memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan daerah, terutama dalam memperkuat sektor UMKM dan ekonomi kerakyatan.
“Pemerintah Kabupaten Klaten menyambut baik dan mendukung penuh penyelenggaraan KAPASSKA FAIR 2026. Kami mengapresiasi semangat alumni yang tidak hanya menjaga silaturahmi, tetapi juga berkontribusi nyata dalam menggerakkan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.
Bupati juga menyatakan kesediaannya untuk hadir secara langsung sekaligus membuka rangkaian kegiatan pada hari pertama pelaksanaan.
Selain menjadi ruang promosi produk lokal dan penguatan transaksi UMKM, KAPASSKA FAIR 2026 diharapkan menjadi momentum konsolidasi alumni lintas generasi sekaligus memperkuat ekosistem kolaborasi pembangunan daerah berbasis jejaring masyarakat sipil.
Panitia juga menargetkan keterlibatan sedikitnya lima sponsor utama serta jangkauan publikasi digital lebih dari 50.000 impresi selama masa pra-acara, pelaksanaan, hingga pasca kegiatan.
Dengan semangat kolaborasi dan gotong royong, KAPASSKA FAIR 2026 diharapkan menjadi contoh bagaimana kekuatan alumni dapat bertransformasi menjadi modal sosial dan modal ekonomi yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan Kabupaten Klaten.
